Jurnal Ilmiah SETITEL Imanuel https://setitel.ac.id/jurnal.setitel.ac.id/index.php/setitel <p>Jurnal Ilmiah SETITEL Imanuel Telukdalam - Nias Selatan</p> en-US jurnalsetitel@gmail.com (Dwi Septiarni) bangduha@gmail.com (Tobias Duha) Wed, 25 Mar 2026 00:00:00 +0700 OJS 3.1.2.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Etika Profesi Guru di TK K Imanuel Telukdalam dalam Mewujudkan Pembelajaran Berkualitas https://setitel.ac.id/jurnal.setitel.ac.id/index.php/setitel/article/view/986 <p>pembelajaran yang berkualitas di TK K Imanuel Telukdalam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik survei, observasi, dan studi literatur. Sebanyak 15 guru terlibat sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika profesi guru, yang mencakup integritas, tanggung jawab, disiplin, dan kasih sayang, memiliki pengaruh positif terhadap kualitas pembelajaran anak usia dini. Selain itu, profesionalisme guru yang didukung oleh kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional terbukti memperkuat peran guru sebagai teladan dan fasilitator pembelajaran. Namun, penerapan etika profesi guru tidak terlepas dari dukungan eksternal, seperti supervisi kepala sekolah, pelatihan berkelanjutan, sarana prasarana, serta partisipasi masyarakat. Dengan demikian, pencapaian pembelajaran yang berkualitas membutuhkan sinergi antara komitmen etis guru dan dukungan sistem pendidikan yang berkesinambungan.</p> Lidia Gozali, Wantri Hondo, Dwi Septiarni Zagoto Copyright (c) 2026 Lidia Gozali, Wantri Hondo, Dwi Septiarni Zagoto https://setitel.ac.id/jurnal.setitel.ac.id/index.php/setitel/article/view/986 Wed, 25 Mar 2026 00:00:00 +0700 Pesan Shalom bagi Orang-Orang Buangan: Telaah Teologi Biblika Yeremia 29:1–9 https://setitel.ac.id/jurnal.setitel.ac.id/index.php/setitel/article/view/987 <p>Artikel ini mengkaji <em>Pesan Shalom bagi Orang-Orang Buangan</em> melalui telaah teologi biblika atas Yeremia 29:1–9. Shalom dalam teks ini tidak hanya dimaknai sebagai damai sejahtera, melainkan juga mencakup aspek kesejahteraan, keberlangsungan hidup, dan relasi yang harmonis antara Allah, manusia, serta lingkungan. Yeremia menegaskan bahwa di tengah situasi pembuangan, umat Israel dipanggil untuk membangun kehidupan sosial, bekerja, berkeluarga, serta mendoakan kesejahteraan kota asing tempat mereka tinggal. Telaah ini menunjukkan bahwa pesan shalom tidak bersifat pasif, tetapi aktif dan transformatif, menuntut partisipasi umat dalam membangun kebaikan bersama meskipun berada dalam keterasingan. Secara teologis, shalom menjadi tanda penyertaan Allah sekaligus panggilan etis bagi umat-Nya. Relevansi pesan ini nyata bagi konteks masyarakat modern, khususnya dalam menghadapi krisis sosial dan spiritual, di mana iman dituntut untuk menghasilkan kontribusi nyata demi terciptanya kehidupan yang damai dan sejahtera bagi semua.</p> Lidia Gozali, Wantri Hondo, Dwi Septiarni Zagoto Copyright (c) 2026 Lidia Gozali, Wantri Hondo, Dwi Septiarni Zagoto https://setitel.ac.id/jurnal.setitel.ac.id/index.php/setitel/article/view/987 Wed, 25 Mar 2026 00:00:00 +0700 Transformasi Digital dalam Pelayanan Gereja: Tinjauan Teologis, Hukum, dan Sistem Informasi https://setitel.ac.id/jurnal.setitel.ac.id/index.php/setitel/article/view/988 <p><em>Digital transformation has become an inevitable necessity for church ministry; however, the integration of theology, law, and technology remains fragmented. This study aims to formulate a holistic model of church digital transformation through a systematic literature review of the Bible, Indonesia’s Electronic Information and Transactions Law (Law No. 1 of 2024), and contemporary information systems literature. The findings reveal theological legitimacy grounded in the Great Commission (Matthew 28:19–20) and Paul’s contextualization approach (1 Corinthians 9:22), legal certainty provided by Indonesia’s cyber regulations, and the technical effectiveness of Agile/Scrum methodologies and Flutter/Firebase frameworks in congregation management. The novelty of this study lies in the proposed </em><em>Tri-Integrative Model, which unites Theology, Law, and Information Systems as synergistic pillars. The study concludes that church digital transformation should be grounded in Scripture, compliant with applicable regulations, and supported by a reliable technological architecture to remain relevant in the Society 5.0 era without compromising spirituality.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p>&nbsp;</p> Tobias Duha Copyright (c) 2026 Tobias Duha https://setitel.ac.id/jurnal.setitel.ac.id/index.php/setitel/article/view/988 Wed, 25 Mar 2026 00:00:00 +0700